PAREPARE – Sebuah video amatir menunjukkan aksi bejat oknum dosen di Kota Parepare saat melecehkan seorang wanita. Rekaman tersebut memperlihatkan pelaku melakukan tindakan tidak senonoh di sebuah kafe lokal. Oleh karena itu, pihak kepolisian segera memulai penyelidikan guna mengungkap identitas lengkap oknum pendidik tersebut.
Pihak kampus kini melakukan evaluasi internal secara menyeluruh terhadap status kepegawaian pelaku. Selain itu, mereka berjanji akan memberikan sanksi pemecatan jika oknum dosen tersebut terbukti melanggar hukum. Jadi, institusi pendidikan tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kekerasan seksual di lingkungan akademik.
Penyelidikan Polisi dan Bukti CCTV
Satreskrim Polres Parepare sudah memanggil beberapa saksi mata yang berada di lokasi kejadian. Petugas juga mengambil rekaman CCTV kafe sebagai barang bukti utama untuk memperkuat laporan korban. Namun, hingga saat ini, oknum dosen tersebut masih menutup diri dan belum memberikan pernyataan resmi.
Meskipun demikian, tekanan publik terus mengalir melalui media sosial agar proses hukum berjalan transparan. Warga mendesak kepolisian agar segera menahan pelaku demi menjaga keamanan psikologis korban. Oleh sebab itu, transparansi dalam setiap tahapan pemeriksaan menjadi harapan besar bagi seluruh masyarakat.

BACA JUGA:Pelabuhan Parepare Siap Sambut Pemudik
Pendampingan Korban dan Sanksi Hukum
Kini, tim psikolog memberikan pendampingan khusus kepada korban untuk memulihkan trauma yang ia alami. Pihak keluarga meminta semua pihak agar menghormati privasi korban selama masa pemulihan ini berlangsung. Sebaliknya, pelaku terancam kehilangan karir akademisnya jika terbukti melakukan tindakan asusila tersebut.
Setelah mengumpulkan bukti yang cukup, polisi akan segera menetapkan status tersangka kepada pelaku. Petugas berkomitmen penuh untuk menyelesaikan kasus ini hingga ke meja hijau.





